Boot dari ISO di Linux

Sebetulnya tulisan ini sudah banyak yang membahas dan menulis secara lengkap dan detil, jadi tulisan ini bukan mau mengulang atau membahas lebih detil lagi..tapi cuma sebagai bahan pengingat kalau ada yang lupa 🙂
Karena ada pepatah bijak “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya” 🙂

GNU Grub Versi 2 yang hampir digunakan di sebagian distribusi linux memiliki kemampuan untuk memboot file iso yang ada di hardisk secara langsung tanpa perlu di “burning” ke cd terlebih dahulu.
Tapi sebelum kita lanjut, kenali partisi yang digunakan

najwa@debian:~$ sudo cfdisk
cfdisk (util-linux-ng 2.17.2)
Disk Drive: /dev/sda
Size: 40060403712 bytes, 40.0 GB
Heads: 255 Sectors per Track: 63 Cylinders: 4870

Name Flags Part Type FS Type [Label] Size (MB)
—————————————————————————————————————————-
sda1 Primary Linux ext3 16779.58
sda4 Primary Linux ext3 15463.53
sda3 Boot Primary FreeBSD 6292.34
sda5 Logical Linux swap / Solaris 1521.68

[ Bootable ] [ Delete ] [ Help ] [ Maximize ] [ Print ] [ Quit ] [ Type ] [ Units ]
[ Write ]

Quit program without writing partition table

seperti terlihat saya menggunakan 4 partisi, dengan partisi root (/) adalah /dev/sda1, sedang /dev/sda4 partisi yang sengaja tidak saya mount untuk keperluan pribadi, sedang /dev/sda3 adalah partisi untuk OS FreeBSD, dan /dev/sda5 adalah linux swap, jadi nyaris hanya satu partisi aktif yakni /dev/sda1..:)
Kita juga perlu tahu dimana kita meletakkan file iso yang akan digunakan, saya kebetulan meletakan file iso ini dibawah direktori Public di direktori home
najwa@debian:~/Public$ ls *.iso
ubuntu-10.04-desktop-i386.iso

jadi file iso yang digunakan path lengkapnya di /home/najwa/Public/ubuntu-10.04-desktop-i386.iso
Untuk menambahkan menu entry boot dari iso tersebut di konfigurasi grub, buka dan edit file /etc/grub.d/40_custom

$gksu gedit /etc/grub.d/40_custom
kemudian tambahkan entry yang sesuai sehingga menjadi

#!/bin/sh
exec tail -n +3 $0
# This file provides an easy way to add custom menu entries. Simply type the
# menu entries you want to add after this comment. Be careful not to change
# the ‘exec tail’ line above.

menuentry “Ubuntu 10.10 ISO Image” {
set isofile=”/home/najwa/Public/ubuntu-10.04-desktop-i386.iso”
loopback loop (hd0,1)$isofile
linux (loop)/casper/vmlinuz boot=casper iso-scan/filename=$isofile boot=casper nomodeset
initrd (loop)/casper/initrd.lz
}

menuentry “FreeBSD” {
set root=(hd0,3)
chainloader +1
}

kemudian simpan dan tutup geditnya, lalu lanjutkan dengan update-grub
najwa@debian:~$ sudo update-grub
Generating grub.cfg …
Found background image: moreblue-orbit-grub.png
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.32-5-686
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.32-5-686
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.26-1-686
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.26-1-686
done

Kemudian reboot komputer kita dan apakah menu di grubnya sudah muncul..kalau sukses seharusnya bisa jalan.. 🙂

Advertisements
Comments
4 Responses to “Boot dari ISO di Linux”
  1. Galih Andika says:

    Apakah Ini berlaku untuk semua distro Gan ?
    Salam Linuxer…

  2. blackshirt says:

    walaupun belum coba sendiri, saya rasa bisa diterapkan pada semua distro linux, karena squashfs file system, initramfs-tool, casper script sudah tersedia semuanya..
    mungkin perlu penyesuaian sendiri :d

  3. yogieza says:

    tek bukmak sit bos 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: